Pelajar Antusias Ikut Napak Tilas Sejarah Pak Harto

Pelajar Antusias Ikut Napak Tilas Sejarah Pak Harto

TVRI YOGYAKARTA NEWS – MUCHAMMAD RIDWAN

Ratusan orang didominasi pelajar dari sejumlah sekolah antusias mengikuti napak tilas sejarah di kawasan Dusun Kemusuk, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul.

Napak tilas sejarah untuk mengenang sejarah perjalanan hidup Letkol Soeharto dan peristiwa kelam yang dialami warga Dusun Kemusuk pada Serangan Umum 1 Maret 1949, diawali dari halaman museum memorial H.M Soeharto di Dusun Kemusuk. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang didominasi pelajar dari siswa SMP maupun SMA di DIY serta sebagian warga masyarakat.

Napak tilas sejarah ini menempuh rute kurang lebih 5 kilometer, melintasi sejumlah situs bersejarah di sekitar kampung kelahiran Pak Harto. Seperti Makam Somenggalan, pemakaman khusus bagi 200-an lebih warga Dusun Kemusuk yang menjadi korban kekejian tentara belanda dalam Agresi Militer ke II Tahun 19481949, Tugu Tetenger yang merupakan lokasi gugurnya Kepala Dukuh Kemusuk Atmopawiro, ayah kandung dari Probosutedjo sekaligus ayah tiri Letkol Soeharto yang ditembak tentara Belanda hingga finis di Monumen Brimob Argomulyo, lokasi pertempuran anggota Brimob serta warga setempat dengan tentara Belanda.

“Daerah ini dimana dicari Belanda mencari Soeharto itu dimana katanya dekat Kemusuk Argomulyo itu dimana, arah disini, maka terjadilah pertempuran antara pasukan Brimob dan pasukan tentara Belanda” ujar Ketua Yayasan Kajian Citra Bangsa, Mayjend (Purn) Lukman R Boer.

Napak tilas sejarah yang dilaksanakan pengelola museum memorial H.M Soeharto ini, merupakan kegiatan rutin menyambut bulan Pak Harto. Kegiatan ini diharpakan mempu mengingatkan generasi penerus, untuk tidak melupakan kegigihan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *