TVRI YOGYAKARTA NEWS – ADHITYA PUTRATAMA
Sebagai bentuk terimakasih kepada seluruh masyarakat di Gunungkidul yang sudah mendukungnya, Mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, kembali ke rumah dengan berlari sejauh 8 kilometer.
Suasana meriah sekaligus penuh haru menyelimuti acara perpisahan Mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta setelah masa jabatannya selesai di tahun 2025 ini. Dengan didampingi keluarga dan Bupati Gunungkidul yang baru, Endah Subekti Kuntariningsih, Sunaryanta kembali pulang ke rumahnya di Kapanewon Nglipar, Gunungkidul. Uniknya, Sunaryanta kembali ke rumahnya dengan cara berlari sejauh 8 kilometer. Menurutnya, selain merupakan kegiatan yang positif, dengan berlari tersebut membuatnya dapat menyapa dan bentuk terimakasih secara langsung masyarakat di Kabupaten Gunungkidul yang sudah mendukungnya.
Jarak 8 kilometer memiliki makna filosofi yakni garis yang tidak terputus. Yang diharapkan tidak terputusnya tali silaturahmi dengan Bupati Endah Subekti, pegawai di lingkungan Pemkab Gunungkidul, dan seluruh masyarakat di Gunungkidul.
“Alasan saya itu biar sehat, kedua dulu waktu pertama saya waktu menjabat jadi bupati, saya juga lari dari rumah ke kantor, karena ini terakhir menjabat, saya lari kerumah sejauh 8 Km, karena angka 8 itu adalah angka yang tidak akan terputus, mudah-mudahan hubungan saya dengan mbak Endah, mas Joko, sama pegawai di Pemkab Gunungkidul dan semua masyarakat tidak terputus hanya karena jabatan, saya sudah biasa lari 10 km, 15 km jadi sudah biasa” ujar Mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.
Sementara Mantan Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto diantarkan pulang oleh Wakil Bupati Gunungkidul baru, Joko Parwoto dengan menggunakan mobil dengan didampingi sejumlah pejabat Pemkab Gunungkidul yang lain.