Diskon Listrik Jadi Faktor 2 Bulan Pertama DIY 2025 Alami Deflasi

Diskon Listrik Jadi Faktor 2 Bulan Pertama DIY 2025 Alami Deflasi

TVRI YOGYAKARTA NEWS – OSEANI PUTRI

Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkap, 2 bulan pertama 2025, yakni Januari dan Februari, DIY mengalami deflasi berturut turut. Diskon listrik, menjadi faktor 2 bulan pertama DIY tahun 2025 mengalami deflasi.

Angka deflasi Daerah Istimewa Yogyakarta secara bulanan, sebesar 0,86%. Hal tersebut menunjukkan, ratarata harga barang dan jasa di Daerah Istimewa Yogyakarta, turun 0,86%, dalam 1bulan terakhir. Berdasarkan jenisnya, satusatunya komoditas penyumbang deflasi dari januari hingga Februari 2025, adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Faktor pendorong terjadinya deflasi adalah, diskon tarif listrik. Deflasi pada tarif listrik ini terjadi karena, diskon tarif listrik 50%, dan pada bulan Februari 2025 baik prabayar maupun pascabayar sudah terdeteksi. Catatan deflasi Daerah Istimewa Yogyakarta ini, juga terungkap secara tahunan, Februari 2025 terhadap Februari 2024, maupun Februari 2025 terhadap Desember 2024. Deflasi secara tahunan, tercatat sebesar 0,3%, dan secara year to date, sebesar 1,2%.

“Tidak seperti tahun lalu, karena ada diskon listrik, karena yang pasca bayar itu nanti baru keliatan di bulan Maret, meskipun diskonnya di Januari Februari tetapi yang pasca bayar Februari itu bisa dilihat di bulan Maret 2025” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta, Herum Fajarwati.

Deflasi ini juga terjadi secara Nasional. BPS mencatat pada Februari 2025 terjadi deflasi 0,09% secara tahunan. Deflasi tahunan ini terjadi, untuk pertama kalinya sejak tahun 2000 lalu. Artinya indonesia baru kembali mengalami deflasi secara tahunan dalam 25 tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *