Hujan Es Landa Sleman

Hujan Es Landa Sleman

TVRI YOGYAKARTA NEWS – HERDIAN GIRI

Hujan es melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sore ini. Hujan air yang disertai butiran es itu lumrah terjadi, di masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Fenomena hujan es terjadi, salah satunya di sekitar Kantor Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia, Stasiun Daerah Istimewa Yogyakarta, Jalan Magelang KM 4,5, Mlati, Sleman, sekitar pukul 15:00 WIB, selama kurang lebih 5 menit. Laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan, fenomena hujan es, merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem, yang terjadi dalam skala lokal, dan ditandai dengan jatuhan butiran es dari awan, serta dapat terjadi dalam periode beberapa menit. Hujan es dapat terjadi, karena dipicu pola konvektifitas di atmosfer, dalam skala lokal-regional yang signifikan. Hujan es dapat terbentuk dari, sistem awan konvektif jenis kumulonimbus, yang umumnya memiliki dimensi menjulang tinggi. Hal ini menandakan, adanya kondisi labilitas udara signifikan, dalam sistem awan tersebut, sehingga dapat membentuk butiran es di awan, dengan ukuran yang cukup besar. Besarnya dimensi butiran es, dan kuatnya aliran udara turun dalam sistem awan CB atau yang dikenal dengan istilah downdraft, dapat menyebabkan butiran es dengan ukuran cukup besar terbentuk, di puncak awan CB tersebut, turun ke dasar awan, hingga keluar dari awan dan menjadi fenomena hujan es. Kecepatan downdraft dari awan CB yang signifikan, dapat mengakibatkan butiran es yang keluar dari awan, tidak mencair secara cepat di udara. Bahkan ketika sampai jatuh ke permukaan bumi pun, masih dalam berbentuk butiran es, dan dikenal dengan fenomena hujan es.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *