TVRI YOGYAKARTA NEWS – HERDIAN GIRI
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, mengusulkan penambahan kebijakan Work From Anywhere, WFA kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi. Usulan ini bertujuan untuk, mengantisipasi penumpukan arus balik lebaran 2025.
Saat perjalanan pulang lebaran 2025, pergerakan manusia di seluruh Indonesia sangat besar. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, mengusulkan penambahan kebijakan Work From Anywhere, WFA kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, mengatakan hal itu, saat melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk bertemu dengan, Gubernur Hamengku Buwono X, Rabu, 12 Maret 2025, di Kepatihan Yogyakrta. Menurutnya, usulan ini bertujuan untuk, memecah pergerakan manusia selama periode arus balik lebaran 2025. Tak hanya itu, tahun ini memiliki tantangan tersendiri, karena 2 hari besar keagamaan yang berdekatan, yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
“Usulannya kami mengusulkan adanya Work From Anywhere, WFA, untuk agar kami bisa mendistribusikan perjalanan para pemudik sehingga tidak menumpuk di 3 hari itu, kami memprediksi bahwa akan terjadi perjalanan di hari Jumat tanggal 21 Maret 2025” ujar Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi.
Dengan adanya Work From Anywhere, WFA, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dapat lebih efektif dalam memecah kepadatan, arus mudik dan balik balik lebaran 2025.