Meski kenaikan harga sejumlah bahan pokok memicu inflasi sebesar nol koma dua tujuh persen pada oktober 2026, ketahanan pangan daerah istimewa yogyakarta mendapat dukungan dari peningkatan produksi padi. Badan pusat statistik diy meproyeksikan produksi beras sepanjang tahun 2026 mencapai 329 ribu ton, atau meningkat lima koma 79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
